Pengertian Belajar Kelompok – Mengetahui Cara Belajar Yang Efektif

Pengertian belajar kelompok adalah suatu kegiatan belajar yang dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa orang untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Pada umumnya ruang kelas menjadi tempat proses pembelajaran kelompok. Dengan belajar dikelas kamu dan semua anggota kelompok lainnya akan lebih terarah karena ada pembimbing dari seorang guru.

Dalam sebuah kelompok, penting untuk membuat peraturan dasar tentang cara bekerja sama. Tujuannya agar proses belajar dapat berjalan dengan efektif serta dapat membuat siswa-siswi saling mengetahui persamaan atau perbedaaan, saling bertukar pikiran, saling bekerja sama dan akan membentuk kamu menjadi pribadi yang mandiri.

Nah, maka dari itu sangat perlu sekali membuat pedoman dasar sebelum memulai proses pembelajaran kelompok. Kamu dan anggota kelompokmu harus berinteraksi dan melakukan yang terbaik dan menanamkan hal tersebut dalam kelompok. Agar dalam penyelesaiannya dapat terkoordinir dengan baik.

Daftar berikut ini, merupakan pedoman dasar untuk melakukan pembelajaran kelompok dengan baik. Adapun pedoman dasar tersebut, yaitu:

9 Cara Belajar Kelompok Yang Efektif

Pengertian Belajar Kelompok

via www.linkedin.com

  1. Menjadi pendengar yang penuh perhatian dan komunikator aktif

Jika proses belajar kelompok sedang berlangsung, kamu harus saling  mendengarkan satu sama lain apa yang dikatakan oleh temanmu. Jangan ketika temanmu berbicara  kamupun ikut berbicara.

Jangan memotong pembicaraan, perhatikanlah dengan baik.

Selain kamu mendengarkan temanmu dengan baik, kamu juga harus menjadi anggota yang aktif. Jika kamu tidak setuju atau mempunyai pendapat lain, kamu harus mengemukakan pikiranmu secara terbuka.

  1. Jangan merendahkan orang lain

Ketika salah satu temanmu sedang mengerjakan sesuatu atau menunjukkan apa yang didapatnya tentang materi, jangan pula kamu asyik sendiri dan saling berbisik dengan anggota lainnya.

Jangan menggunakan bahasa atau gerak isyarat (menggerakkan kepala atau anggota tubuh lainnya tanpa kata-kata) yang membuat orang lain merasa direndahkan. Ia akan merasa tersinggung dengan apa yang kamu lakukan. Hindarilah hal seperti itu. Perhatikanlah dengan penuh rasa hormat.

  1. Berjanji untuk saling menghormati perbedaan dalam menyelesaikan tugas

Setiap orang memiliki jalan pikiran masing-masing yang pastinya berbeda satu sama lain. Jangankan dalam penyelesaian proses belajar, dalam kehidupan sehari-haripun pasti terdapat sebuah perbedaan yang menimbulkan munculnya suatu permasalahan.

Nah, untuk menghindari hal tersebut kamu harus berjanji dan harus menciptakan suasana saling menghormati perbedaan yang terdapat pada kalian.

Satukanlah perbedaan pikiran kalian sehingga perbedaan tersebut akan membuahkan sebuah pokok pikiran yang baik. Tujuannya agar terhindar dari namanya permasalahan atau percekcokan. Penyelesaian tugaspun akan berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

  1. Berbagi tanggung jawab

Pada umumnya, ketika kelompok belajar dibentuk pasti mengandalkan satu orang dalam pengerjaan tugas yang diberikan karena tidak mau ambil pusing, betulkan?

Hehehe…. Untuk menghindari hal tersebut, kamu harus membuat pedoman dasar untuk berbagi tanggung jawab.

Jika kalian saling berbagi tanggung jawab, maka pekerjaan yang kamu lakukan akan terasa ringan dan cepat selesai. Tanpa disadari hal tersebut dapat membuatmu menjadi orang yang bertanggung jawab dan mendiri.

  1. Pembagian kepemimpinan

Adik-adik, ini yang paling penting. Setelah guru membagi kelompok. Pilihlah ketua kelompok berdasarkan kesepakatan bersama.

Dengan adanya ketua kelompok pengerjaan tugas menjadi lebih terinstruktur dan terarah. Karena tugas dari ketua kelompok yaitu untuk mengkoordinir anggota kelompok, menjadi titik tumpu dan memelihara keseimbangan antara anggota.

  1. Kerjasama

Kata “kelompok” berarti mencakup keseluruhan. Jadi setiap anggota kelompok termasuk ketua harus saling bekerjasama. Bekerja sama dalam menyelesaikan tugas yang diemban.

Biasanya dalam mengerjakan tugas kelompok hanya beberapa atau sebagian anggota saja yang bekerjasama ada sebagian tidak. Untuk menghindari hal tersebut, lebih baik lagi jika ketua kelompok memberikan tugas kepada masing-masing anggota.

  1. Keterbukaan

Dalam kelompok harus diciptakan rasa keterbukaan.

Apabila satu anggota dan anggota lainnya mendapatkan informasi atau jawaban dari tugas kelompok tersebut, maka harus memberitahukan informasi yang didapat pada saat mengerjakan tugas secara bersama.

  1. Bermusyawarah

Di sini bermusyawarah dalam artian menerima pendapat-pendapat dari setiap anggota.

Setelah semua anggota memberikan pendapat maka ketua kelompok dan anggota lainnya bermusyawarah untuk menimbulkan opini yang baru dari semua hasil pendapat yang diterima tadi.

  1. Berhubungan baik

Setiap anggota yang satu dengan yang lain harus berhubungan baik.

Tujuannya agar pada saat mengerjakan akan terasa lebih enak, tidak ada kecanggungan dan pengerjaannya pun akan berjalan dengan lancar.

***

Dengan demikian, dalam kelompok belajar perlu adanya pedoman dasar yang digunakan agar proses kolompok dapat berjalan dengan baik dan tertib. Untuk membangun sebuah pedoman tersebut setiap anggota saling bekerja sama.

Pedoman dasar yang digunakan adalah menjadi pendengar yang penuh perhatian dan kontributor yang aktif, jangan merendahkan orang lain, berjanji untuk menghormati dalam menyelesaikan tugas dan berbagi tanggung jawab. Tujuannya agar belajar kelompok dapat berjalan dengan baik.

loading...

Leave a Reply