Sejarah dan Kisah Perang Badar – Penyebab, Hikmah, Latar Belakang

Perang Badar merupakan salah satu peristiwa penting yang terjadi di Madinah. Dengan terbentuknya negara Madinah yang dipimpin oleh Nabi Muhammad saw, membuat Islam menjadi semakin kuat. Perkembangan Islam ini membuat orang-orang Mekah resah yaitu kaum Musyrikin. Mereka khawatir dan takut jika Kafilah dagang mereka ke Syiria/Syam akan diganggu oleh kaum muslimin.

Sejarah Perang BadarPada 2 Hijriyah perang badar terjadi, perang badar ini merupakan perang antara kaum muslimin dengan kaum musyrikin Mekah. Perang ini juga merupakan puncak dari serangkaian yang terjadi antara pihak kaum muslimin Madinah dan kaum musyrikin Quraisy di Mekah. Nabi saw selalu berupaya untuk berdamai dengan kaum musyrikin, akan tetapi usaha yang dilakukannya tersebut selalu gagal.

Tentara muslimin Madinah terdiri atas 313 orang dengan perlengkapan senjata sederhana seperti pedang, tombak dan panah. Perang tersebut dipimpin oleh Nabi saw sehingga dan kepemimpinan tersebut sangat didukung oleh oleh semangat yang luar biasa dari pasukan yang membaja, akhirnya kaum muslimin pun keluar sebagai pemenang.

Pada perang ini, Abu Jalal sebagai pemimpin perang pasukan Quraysi. Ia adalah musuh utama Nabi saw, saat itu tewas dalam peperangan. Tercatat sebanyak 70 orang tewas dari pihak Quraisy dan 70 orang lainnya menjadi tawanan. Sedangkan dipihak kaum muslimin hanya 14 orang yang gugur dalam perang.

Kaum musyrikin yang menjadi tawanan dibebaskan oleh kaum muslimin. Tetapi mereka dibebaskan dengan syarat atau tebusan sesuai kemampuan mereka masing-masing. Tawanan yang pandai membaca dan menulis harus bersedia mengajari orang-orang Islam yang masih buta. Begitu juga dengan tawanan yang tidak memilik kepandaian, mereka tetap dibebaskan.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa, “perang badar adalah perang yang terjadi antara kaum muslimin¬† Madinah dengan kaum Musyrikin¬† Mekah”. Perang terjadi karena pertikaian yang selalu terjadi, perang badar adalah puncaknya dari pertikaian tersebut. Dengan dukungan semangat para pasukan yang membara, akhirnya kaum muslimin meraih kemenangan.

loading...

Leave a Reply