Kisah Nabi Ilyas AS Dari Lahir Sampai Wafat

Dalam kisah para Nabi, banyak lho diceritakan tentang patung-patung yang disembah. Pernah nggak sih, kamu ke museum-museum di kota mu?

Di museum banyak tempat penyimpanan benda-benda bersejarah masa lalu.

Nah, salah satunya banyak terdapat patung-patung yang terbuat dari berbagai bahan seperti dari bahan kayu, tanah liat, lilin, bahkan besi atau tembaga.

Patung yang disembah dalam kisah nabi itu disebut Berhala yang bernama Ba’I yang terbuat dari batu.

Kisah Hidup Nabi Ilyas AS Menentang Patung Ba’l

Kisah Nabi Ilyas

Nabi Ilyas AS adalah salah satu Nabi utusan Allah swt. Beliau diutus untuk berdakwah kepada umatnya di kota Ba’labak. Ba’labak ini merupakan sebuah kota yang menyembah sebuah patung yang terbuat dari batu.

Nama patung yang disembah oleh penduduk Ba’labak adalah Ba’l. Sebab itulah kota tersebut dinamakan Ba’labak.

Mengapa mereka bisa menyembah sebuah patung? Coba kita renungkan sejenak, patung terbuat dari sebuah batu tidak bisa bergerak, tidak bisa bicara, apa lagi akan menolong kehidupan kita.

Patung tersebut tidak bisa melakukan apa-apa hanya bisa berdiam diri ditempatnya. Lalu kenapa mereka masih saja menyembah patung?

Penduduk Ba’labak menyembah patung tersebut karena mereka tertarik pada patung ini, patung ini dibawa ke tengah-tengah kota. Lalu mereka berbondong-bondong datang untuk menyembah Ba’l.

Mereka menganggap berhala tersebut adalah sebagai Tuhannya. Meminta segala sesuatunya hanya kepada patung. Seperti telah dikatakan diatas, patung tidak bisa bergerak, lalu bagaimana akan mengabulkan permintaan kita?

Hummm….

Melihat kejadian tersebut Ilyas merasa sedih. Kemudian Ilyas mengingatkan dan mengatakan¬† tantang azab-azab Allah kepada penduduk Ba’labak untuk kembali ke ajaran Allah.

Akan tetapi, penduduk Ba’labak tetap tidak mau mendengarkan apa yang telah dikatakan oleh Ilyas. Malah mereka sangat membenci Ilyas dengan memberikan cacian, cemoohan dan hinaan karena Ilyas telah merendahkan Tuhan yang selama ini mereka puja-puja.

Meski mereka sangat membenci, Ilyas tidak pernah putus asa dan tidak pernah melawan apa yang dilakukan oleh penduduk Ba’labak terhadapnya.

Dari situ, penduduk Ba’labak merencanakan untuk membunuh Ilyas, karena terus menerus berdakwah di kota mereka. Setelah rencana tersebut ditetapkan. Akan tetapi, Allah melindungi utusannya tersebut. Ilyas diminta untuk meninggalkan kota Ba’labak dan bersembunyi disebuah pegunungan.

Lalu bagaimana keadaan kota Ba’labak dari sepeninggalan Ilyas? Apakah Allah akan memberikan azab terhadap penduduk Ba’labak?

Ketika kota Ba’labak ditinggalkan oleh Ilyas. kota Ba’labak mendapatkan azab dari Allah. Azabnya adalah kemarau. Tidak pernah lagi turun hujan mengguyur kota mereka sehingga mereka dilanda kekeringan, tanah retak, tumbuhanpun perlahan-lahan mati.

Begitu juga dengan ternak-ternak. Satu demi satu hewan mati karena tidak mendapat air dan makanan. Hingga kelaparanpun mulai melanda mereka.

Patung yang mereka sembah sama sekali tidak bisa menolong mereka. Karena mengapa? Karena yang mereka sembah adalah sebuah patung yang terbuat dari batu, tidak bisa bergerak dan tidak bisa berbuat apa-apa serta tidak memberikan manfaat sama sekali. Coba bayangkan.

Dari kejadian tersebut mereka sadar, bahwa yang mereka sembah bukanlah Tuhan melainkan hanya sebuah patung yang terbuat dari batu.  Kemudian mereka bersama-sama mencari Ilyas yang selama ini bersembunyi.

Mereka bermaksud meminta pertolongan Ilyas untuk mengatasi kekeringan yang melanda Ba’ladak. Dari pencarian yang mereka lakukan akhirnya mereka bertemu dengan Ilyas, penduduk kota memohon agar Ilyas berdoa kepada Allah untuk menghilangkan kekeringan.

Ilyas memenuhi permintaan penduduk kota dan atas izin Allah, hujanpun kembali mengguyur kota Ba’labak. Mereka sangat bahagia, karena kota mereka tidak lagi dilanda kekeringan.

Nah itulah tadi, cerita singkat dari kisah Nabi Ilyas a.s yang menentang orang-orang untuk menyembah patung yang disebut berhala. Semoga kisah ini menjadi inspirasi buat kita semua.

loading...

Leave a Reply