Pengertian Disiplin – Definisi, Manfaat, Jenis

Pengertian Disiplin

Kedisiplinan adalah hal yang sangat diperlukan dalam kehidupan ini. Tanpa adanya kedisiplinan banyak hal akan terbengkalai dan menjadi tidak teratur. Disiplin sangat erat kaitannya dengan hukum, norma dan peraturan.

Diperlukan kedisiplinan dalam menaati segala macam hukum, norma dan peraturan. Kedisiplinan merupakan kebutuhan bagi semua orang. Namun sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya untuk mengetahui apa makna dari disiplin itu sendiri menurut para ahli.

 

Apa itu Disiplin?

Disiplin sendiri dapat diartikan secara sederhana sebagai perasaan patuh serta taat akan segala hal yang berhubungan dengan norma, adat dan hukum yang ada di masyarakat. Hal ini termasuk di dalam cara untuk melaksanakan tanggung jawab kerja yang diemban oleh seseorang.

Manusia dituntut untuk menjaga kedisiplinan setiap saat, terutama dalam menjalankan setiap kewajiban yang harus dilakukan. Orang yang memiliki kedisiplinan tinggi akan lebih mudah dalam menghadapi segala masalah yang ada di kehidupan. Hal ini dikarenakan orang-orang dengan kedisiplinan tinggi tidak akan mudah menyerah dan putus asa dengan masalah yang tengah dihadapi, mereka memilih untuk mencari solusi terbaik sebagai jalan penyelesaiannya.

Tingkat kedisiplinan seseorang sangat menentukan hasil dari pekerjaan seseorang. Orang dengan tingkat disiplin yang tinggi tidak akan mengerjakan suatu pekerjaan hingga melebihi dari batas waktu yang ditentukan. Mereka akan patuh terhadap segala peraturan yang telah ditetapkan. Mereka juga tidak akan membuat masalah karena kedisiplinan mereka yang tinggi terhadap hukum yang berlaku di masyarakat.

 

Pengertian Disiplin Menurut Para Ahli

Para ahli atau pakar mengenai ilmu sosial banyak yang merumuskan pengertian dari kedisiplinan. Para ahli tersebut membuat sebuah rumusan mengenai kedisiplinan agar lebih mudah untuk dipahami oleh masyarakat pada umumnya. Berikut penjelasannya:

1. Pengertian Disiplin menurut James Drever

James Drever adalah seorang pakar sosial dan psikologi. Ia menjelaskan disiplin ialah kemampuan yang dimiliki seseorang untuk mengendalikan tingkah laku yang ada di dalam dirinya sesuai dengan hal-hal yang telah ada dan diatur di dalam tatanan hidup masyarakat serta norma yang ada di tengah masyarakat.

Disiplin dari segi psikologi ini diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk beradaptasi dengan pola dan norma yang telah ada di tengah masyarakat.

2. Pengertian Disiplin menurut Pratt Fairshild

Pratt Fairshild adalah seorang ahli sosiologi. Menurut Pratt Fairshild, disipling dibagi menjadi dua kelompok, yakni disiplin dari dalam diri dan disiplin sosial. Kedua jenis kedisiplinan ini saling berhubungan satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan keberadaannya.

Seseorang yang dapat menerapkan kedisiplinan akan dengan mudah menyesuaikan diri di tengah lingkungan sosial yang penuh dengan norma, hukum dan peraturan. Orang-orang ini akan lebih mudah menyesuaikan diri berdasarkan patokan atau tolok ukur kedisiplinan yang telah ada di tengah masyarakat.

Pengetahuan mengenai tingkah laku yang mencerminkan kedisiplinan bisa didapatkan melalui pendidikan dan juga penerapan norma-norma di keluarga.

3. Pengertian Disiplin Menurut John Macquarrie

John Macquarrie adalah  seorang sosiolog dan pakar etika. Menurut John Macquarrie, disiplin ialah sebuah keinginan dan tingkah laku seseorang untuk mematuhi dan mengikuti segala peraturan yang telah ada dan berlaku di tengah masyarakat. Aturan dan norma yang ada di tengah masyarakat bertujuan untuk mengarahkan masyarakat menjadi lebih baik lagi.

4. Pengertian Disiplin menurut Hougton

Hougton adalah pakar sosiologi. Menurut Hougton, disiplin adalah sebuah pola tingkah laku yang memberikan suatu karakter positif kepada pemiliknya. Disiplin berguna untuk meningkatkan kemampuan moral serta mental agar lebih teratur dan terarah.

Disiplin adalah sesuatu yang harus dipaksakan agar bisa memberi dampak perubahan pada seseorang. Pemaksaan ini dapat berupa pemberian sanksi tegas bagi para pelanggar kedisiplinan.

5. Pengertian Disiplin menurut Merriam

Merriam adalah seorang ahli sosiologi. Menurut Merriam, disiplin ialah sebuah pola ketertiban yang berguna untuk mengendalikan masyarakat dengan membuat aturan-aturan dan juga sistem yang harus dipatuhi oleh semua orang.

6. Pengertian Disiplin Menurut Blaine

Blaine adalah seorang pakar sosiologi dan psikologi. Menurut Blaine, disiplin ialah kemampuan untuk mengendalikan diri atas keinginan dan kemauan. Disiplin adalah sesuatu yang sangat berguna untuk ketertiban di dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kedisiplinan kehidupan di tengah masyarakat akan menjadi lebih teratur dan nyaman.

 

Jenis-Jenis Disiplin

1. Disiplin dari Dalam Diri

Disiplin jenis ini adalah disiplin yang berasal dari dalam diri sendiri berupa kesadaran serta kerelaan untuk menaati hal-hal yang telah disepakati di tengah masyarakat. Disiplin dari dalam diri ini berupa rasa senang untuk menaati peraturan yang telah ditetapkan oleh lembaga maupun oleh adat istiadat yang telah ada di masyarakat.

Disiplin dapat ditegakkan dalam diri seseorang karena dalam dirinya muncul rasa takut jika melanggar peraturan akan mendapatkan konsekuensi berupa hukuman dan lain sebagainya.

Dalam dunia kerja, disiplin ini dapat muncul karena rasa senang akan pekerjaan yang dimiliki dan karena imbalan yang diharapkan. Dengan menyukai sebuah pekerjaan maka dalam diri seseorang akan muncul rasa tanggung jawab untuk melaksanakan pekerjaannya sebaik mungkin. Disiplin dalam bidang pekerjaan akan memberikan dampak positif bagi kehidupan.

2. Disiplin dari Luar Diri

Disiplin jenis ini adalah kedisiplinan yang ada pada diri seseorang dan muncul sebagai akibat dari rasa takut akan sanksi dan hukuman yang akan didapatkan jika melanggar peraturan yang berlaku di tengah masyarakat.

Disiplin ini tercipta karena adanya kekuasaan dan juga batasan-batasan yang dikeluarkan oleh pihak yang memiliki otoritas. Disiplin jenis ini sebenarnya hanyalah kedisiplinan semu karena disiplin yang dipaksakan dan tidak alami dari dalam diri sendiri. Namun lambat laun keterpaksaan ini akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan terus dilaksanakan setiap saat.

 

Manfaat Disiplin dalam Kehidupan Sehari-Hari

1. Menghasilkan Keteraturan

Disiplin memiliki manfaat untuk menegakkan keteraturan dan membuat orang-orang menjadi berusaha mematuhi segala peraturan yang ada karena ada sanksi dan hukuman yang menunggu jika melanggar sebuah peraturan.

2. Menumbuhkan Rasa Peduli

Memiliki kedisiplinan yang tinggi juga akan menumbuhkan rasa peduli seseorang terhadap kepentingan orang lain. Seseorang bisa menjadi lebih menghargai orang lain dengan tingginya rasa disiplin di dalam diri.

3. Menjadi Lebih Peka

Seseorang yang disiplin terhadap peraturan akan menjadi pribadi yang lebih peka dan berperasaan. Seseorang dengan kedisiplinan yang tinggi akan lebih muda memahami perasaan orang lain.

4. Menghindarkan Diri dari Sanksi

Kedisiplinan sangat berguna untuk menjauhkan diri dari sanksi dan hukuman yang akan didapatkan saat melanggar hukum atau norma.

5. Lebih Dihargai Orang Lain

Seseorang yang memiliki tingkat kedisiplinan yang tinggi akan lebih dihargai oleh orang lain karena orang tersebut mampu menghargai diri sendiri dan juga lingkungannya. Orang-orang dengan tingkat kedisiplinan tinggi akan menjadi lebih dihormati dan disegani oleh orang lain di lingkungannya.

 

Demikianlah informasi singkat mengenai pengertian dari disiplin menurut para ahli beserta dengan aspek-aspek penting di dalamnya. Semoga informasi di atas bermanfaat.

loading...

Leave a Reply