Pengertian Iman Kristen – Dasar, Unsur, Definisi

Iman Kristen

Iman kristen secara sederhana dapat diartikan sebagai iman atau kepercayaan orang-orang yang menganut ajaran yang diwariskan oleh Yesus Kristus. Iman kristen perlu dimiliki oleh setiap pengikut Yesus karena dalam iman kristen terdapat janji keselamatan serta Kerajaan Allah yang dijanjikan oleh Yesus Kristus bagi para pengkutnya.

Namun sebelum melangkah lebih jauh ada baiknya untuk memahami arti dari Kekristenan itu sendiri. Di bawah ini adalah penjelasan mengenai Kekristenan.

 

Apa Itu Kekristenan?

Kekristenan adalah sebuah aliran kepercayaan monoteistik yang berasal dari kisah hidup, ajaran, wafat serta kebangkitan dari Yesus Kristus. Dalam Kristen, Yesus Kristus adalah Tuhan atau Mesias yang telah diutarakan pada kitab Perjanjian Lama. Tugas utama dari Yesus Kristus adalah sebagai pembawa berita mengenai datangnya Kerajaan Allah serta menyelamatkan manusia dari dosa.

Orang-orang yang menganut paham kekristenan beribadah di Gereja dan memiliki kitab suci yang bernama Injil atau Alkitab. Kata Kristen sendiri merujuk pada sebutan murid-murid Yesus saat berada di Antiokhia seperti yang tertuang di kitab Kisah Para Rasul.

Jadi Kekristenan dapat diartikan sebagai iman yang dipegang oleh orang-orang yang memilih Yesus sebagai panutan dan juga pemberi kehidupan. Mereka secara langsung menerapkan ajaran Yesus ke dalam perilaku di kehidupan sehari-hari.

 

Dasar-Dasar Iman Kristen

Untuk lebih memahami mengenai iman kristen maka terlebih dahulu harus mengetahui apa saja yang menjadi dasar-dasar dari iman kristen itu sendiri. Di bawah ini adalah rangkumannya:

  1. Dasar Iman Kristen yang Pertama adalah Pendiri Kristen Dapat Dipercaya. Pendiri aliran kristen tak lain dan tak bukan adalah Yesus Kristus sendiri. Yesus datang ke bumi untuk menggenapi nubuat yang telah tertulis pada Perjanjian Lama. Saat di bumi Yesus mewartakan Kerajaan Allah dan di akhir hidup-Nya Ia menebus dosa manusia dengan wafat di kayu salib.
  2. Dasar Iman Kristen yang Kedua adalah Kitab Sucinya Dapat Dipercaya. Kitab suci dari penganut kristen adalah Alkitab atau Injil. Injil sendiri disusun oleh 40 penulis yang berbeda selama kurang lebih 1600 tahun. Nubuat-nubuat yang ada di Injil semuanya dapat dibuktikan dengan sangat akurat.
  3. Dasar Iman Kristen yang Ketiga adalah Penjelasannya Yang Jelas Bagi Kehidupan. Hampir semua agama akan mencoba menjelaskan makan dari kehidupan ini bagi para pengikutnya. Mengenai kehidupan, penderitaan dan kematian yang tak dapat dihindarkan. Begitu pula iman kristen juga menanggapi hal ini sebagai salah satu dasar iman kristen.
  4. Dasar Iman Kristen yang Keempat adalah Hubungannya Yang Berkesinambungan Dengan Masa Lalu. Yesus menerima masa lalu sebagai suatu kesinambungan dengan ajarannya. Dengan begitu Yesus juga menerima Tuhan yang sama seperti pada masa Adam, Abraham hingga Salomo.
  5. Dasar Iman Kristen yang Kelima adalah Warta Utamanya Sangat Mendasar. Warta utama yang dibawa Yesus adalah warta mengenai akan datangnya Kerajaan Allah ke bumi dan para manusia wajib untuk bersiap untuk menyambutnya. Selain itu Yesus juga memiliki misi untuk melepaskan kehidupan manusia dari jerat dosa yang hanya bisa didapatkan dengan mengorbankan diri-Nya.

 

Apa Itu Iman Kristen?

Setelah memahami makna dari Kekristenan dan dasar-dasar iman kristen seperti di atas maka iman kristen dapat didefinisikan sebagai iman atau rasa percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Mesias yang membawa warta keselamatan kepada manusia.

Ia wafat di kayu salib untuk menggenapi nubuat yang telah tertulis di kitab suci. Ia menjadi kurban demi menghapus dosa-dosa manusia. Di hari ketiga setelah kematian-Nya Ia dibangkitkan untuk diangkat ke Surga setelah menyelesaikan tugas-Nya di dunia. Setiap orang yang beriman kepada Yesus harus mempercayakan seluruh hidupnya kepada-Nya.

 

Unsur-Unsur Iman Kristen

1. Percaya Kepada Yesus Kristus

Hal yang paling mendasar dari iman kristen adalah kepercayaan kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan serta Mesias yang akan membawa kedamaian di bumi. Yesus Kristus adalah anak Allah yang diutus ke bumi untuk mewartakan kedatangan Kerajaan Allah, melawan kuasa maut dan menghapus dosa semua manusia.

Barangsiapa yang percaya kepada-Nya akan mendapatkan keselamatan dalam hidup maupun setelah kematian. Percaya kepada Yesus Kristus adalah intisari dari iman kristen.

2. Percaya Kepada Injil

Orang yang beriman kristen harus mengakui Injil sebagai kitab sucinya dan menerapkan ajaran Yesus yang telah tertuang di dalam Injil sebagai pedoman hidup. Percaya kepada Injil sama artinya dengan mengimani Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Mesias karena hal itulah yang telah tertuang di dalam Injil.

Menyangkal Injil sama artinya dengan menyangkal Yesus sebagai Tuhan. Di dalam ajaran Yesus yang telah tertuang di Injil terdapat keselamatan dan terang cahaya yang akan mengantar siapa saja menuju kerajaan Allah.

3. Percaya Kepada Gereja

Gereja adalah warisan luhur yang telah diturunkan langsung oleh Yesus. Yesus mewariskan adat ekaristi yang Ia lakukan sewaktu malam perjamuan terakhir sebelum Ia akhirnya menderita di kayu salib. Percaya kepada Gereja berarti mengimani kisah sengsara Yesus dan juga kisah kebangkitan-Nya dari kematian untuk menebus dosa semua manusia.

Gereja sendiri memiliki arti orang-orang Kristen yang percaya kepada Yesus Kristus. Persekutuan orang kristen inilah yang sangat dicintai Yesus sehingga Ia rela untuk wafat di kayu salib dengan cara yang mengerikan.

4. Mengimani Kedatangan dari Kerajaan Allah

Kerajaan Allah adalah kerajaan yang dijanjikan oleh Yesus kepada siapa saja yang mengikuti jalan-Nya. Tujuan utama Yesus diturunkan ke bumi adalah untuk mewartakan kabar gembira bahwa kerajaan Allah sudah dekat.

Setiap orang yang mengimani kisah kehidupan Yesus akan menyadari bahwa hanya ada satu cara untuk dapat masuk ke dalam Kerjaan Allah yakni dengan percaya kepada Yesus dan mengimani setiap langkah perjalanan hidup-Nya. Setiap orang yang percaya kepada Yesus akan mendapatkan keselamatan dengan diperolehnya kehidupan kekal di surga, di Kerjaan Allah untuk hidup kekal bersama-sama dengan Yesus.

Namun ini bukanlah jalan yang mudah, karena siapa saja yang ingin hidup kekal di Kerajaan Allah harus memikul salib yang berat di dunia seperti yang telah dirasakan oleh Yesus.

5. Memegang Yesus dan Rasulnya sebagai Panutan

Bagi setiap orang yang memiliki iman kristen harus memiliki panutan yang kuat. Panutan ini tak lain dan tak bukan adalah Yesus Kristus beserta dengan rasul-rasul-Nya yang setia. Ikutilah cara hidup mulia yang diajarkan oleh Yesus dan juga murid-Nya. Jadikan mereka sebagai panutan dalam setiap langkah di kehidupan ini.

Secara tidak langsung iman kristen akan menguat di dalam diri dan terpancar dari dalam diri untuk menerangi dunia ini. Contohlah setiap hal baik yang diajarkan dan terapkan di dalam kehidupan sekarang ini untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan terbebas dari dosa.

 

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Iman Kristen – Dasar, Unsur, Definisi; semoga informasi di atas bermanfaat.

loading...

Leave a Reply