Warning: Constants may only evaluate to scalar values in /home/obatanti/yukbelajar.id/wp-content/plugins/auto-terms-of-service-and-privacy-policy/auto-terms-of-service-privacy-policy.php on line 61
Kisah Sejarah Masa Khalifah Usman Bin Affan [Lengkap!]

Kisah Sejarah Masa Khalifah Usman Bin Affan

Kisah Usman Bin Affan

Usman bin Affan merupakan orang yang pertama masuk Islam sejak kepemimpinan Nabi Muhammad saw. Usman bin Affan keluarga dari suku Qurays yang lahir pada tahun ke-6 setelah lahirnya Nabi Muhammad saw, dikota Mekkah. Ia diberi gelar Dzun Nuraini Wal Hijrotaini yang artinya memiliki cahaya  karena menikah dengan anak Nabi saw dan berhijrah dua kali ke Habsyi dan ke Madinah.

Menjelang wafatnya, Umar bin Khatthab dilakukan pembentukan sebuah dewan untuk membahas penggantian beliau. Anggota dewan tersebut terdiri dari 6 orang yaitu Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Tahlah bin Ubaidah, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin Auf dan Sa’ad bin Waqqas.

Ternyata pemilihan berjalan dengan lancar dan suara seimbang, maka keputusan akhir berada pada ketua. Akhirnya khalifah Usman bin Affan terpilih.

Kepemimpinan Usman bin Affan berlangsung selama 12 tahun. Usman bin Affan pemimpin yang dermawan, bersahaja serta selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Ia selalu melakukan musyawarah untuk meredam gejolak yang terjadi. Sifat yang dimilikinya ini dapat membuat ia dicintai rakyat.

Pada Masa Khalifah Usman bin Affan banyak sekali jasa-jasa khalifahnya yaitu:

  • Beliau merenovasi masjid Nabawi di Madinah
  • Membuat Mushaf (pengumpulan ayat-ayat al-quran) yang standar kemudian menggandakannya menjadi 5 mushaf
  • Membuat angkatan laut atas usul Mu’awiyah bin Abu Sofyan selaku Gubernur di Damaskus
  • Memperluas kekuasaan Islam sampai ke Armwnia, Afrika, Azerbaijan, kepulauan Cyprus ke negeri Konstatinopel, Turki serta negeri-negeri Polandia.

Sifatnya yang rendah hati, dermawan dan lembut dimanfaatkan oleh kaum kerabatnya untuk menikmati jerih payah Khalifah Usman bin Affan dengan menduduki jabatan strategis dipemerintahan. Hal tersebut dikenal dengan Sistem Famili atau Nepotisme.

Namun hal ini dibantah oleh sejarawan, keluarga Usman bin Affan memang berhak menduduki jabatan tersebut karena mereka adalah kelaurga yang pandai dan cerdas.

Menjelang berakhirnya kekhalifahan Usman bin Affan, umat Islam diadu domba oleh Yahudi yang bernama Abdullah bin Saba. Orang-orang ini pura-pura masuk Islam kemudian menyebarkan fitnah

Akhirnya Usman bin Affan terbunuh ditangan Al Ghofiqi sebagai buah dari fitnah yang ditebar oleh Abdullah bin Saba.

***

Dari hal diatas dapat disimpulkan bahwa, Usman bin Affan adalah orang yang bersifat saleh, dermawan, sabar dan juga pintar.

Banyak sekali hal yang telah dilakukannya untuk Islam yaitu merenovasi masjid Nabawi, membuat mushaf sebanyak 5 mushaf, membuat angkatan laut dan memperluas wilayah dari Afrika hingga Polandia. Beliau diadu domba oleh orang yahudi Abdullah bin Saba.

Dengan fitnah yang disebarkannya mengakibatkan Usman bin Affan terbunuh oleh Al Ghofiqi.

loading...

Leave a Reply